.content{z-index:1;} .ad-left, .ad-left img {left:0px} .ad-right, .ad-right img {right:0px} .ad-left, .ad-right {bottom:0px; min-width:0px; max-width:120px; height:100%; text-align:center; white-space: nowrap; position: absolute; z-index:0; overflow:hidden; margin:0px; padding:0px} .ad-left .widget, .ad-right .widget, .ad-left .widget-content, .ad-right .widget-content { margin:0px;padding:0px;} .ad-left h2, .ad-right h2 {display:none} .ad-left .widget-content, .ad-right .widget-content {line-height:1;} .ad-left img, .ad-right img { top:32px; position:fixed; z-index:-1; opacity:0.7; width:120px; height:600px;} .ad-left a:link, .ad-right a:link { width:120px; height:600px; display:block; position:relative;} .ad-left:hover, .ad-right:hover{z-index:2} .ad-left .widget .widget-item-control img, .ad-right .widget .widget-item-control img {display:none;} Sumber: http://eltelu.blogspot.com/2013/02/cara-menambahkan-widget-baru-di-sebelah.html#ixzz2a2fuUkoz
Sumber: http://eltelu.blogspot.com/2013/02/cara-menambahkan-widget-baru-di-sebelah.html#ixzz2a2gVUD1d

Selasa, 10 Desember 2013

BUMIKU, BUMIMU, BUMI KITA BERTERIAK


Kaccia, 21 oktober 2008
                                                                                                        
BUMIKU, BUMIMU, BUMI KITA BERTERIAK

Binasalah kita di atas sebuah penghambaan
Ketika kedamaian itu terusik keserakahan

Kita sadar kita berbuat , tapi....
Lupa akibat masa datangnya.....

Seperti cerita ini
“bumiku , bumimu, bumi kita berteriak”

Kita punya hati
Tapi kita tak punya rasa
Kita bilang kasihan
Tapi tak bisa beri harapan

Aku, kamu ,kita .....
Untuk apa hadir di sini
Bumi kita berteriak....merontah......
Bumi kita muak terkuak
Untuk apa hadir di persada
Jika aku, kamu dan kita....

Berdiri tertegun menjadi hamba – hamba sesat

(lagu ibu pertiwi)


Bumi kita berteriak
Tolong...... tolong.....
Tak terhiraukan


Sayang .......
Bumi kita berteriak
Memanggil
Memanggil kita
Memanggil kita dalam-dalam


Aku, kamu dan kita
Melangkah malu
Tapi belum lalu

Bumiku, bumimu, bumi kita berteriak
Ku dekati, ku rangkul
Lalu......
Ku selimuti  ia dengan mimpi-mimpi hijau

Tidak ada komentar: